Saturday, March 19, 2016

Binatang tak kenal.

Bogor merupakan kota di Indonesia dengan curah hujan yang tinggi. Bogor juga sering dianggap bertanggung jawab atas bencana banjir yang sering melanda ibukota. Sifat air memang mengalir dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah. Bogor terletak di ketinggian 190-350 mdpl (meter diatas permukaan laut) sementara Jakarta berada di -2 - 50 mdpl. Selain itu aliran sungai Ciliwung yang membelah kita Bogor bermuara di Jakarta membawa segala muatannya.
Bukan Januari-Februari tahun ini merupakan saat dengan curah hujan yang sangat tinggi. Hujan bisa turun sepanjang malam bahkan sepanjang hari selama seminggu. Suatu hari Minggu karena hujan turun tak berhenti sejak semalam, akhirnya air masuk ke rumah kami yang kebetulan terletak dekat dengan saluran air yang meluap dan berada di wilayah yang rendah.
Air masuk dengan cepat dari saluran air sehingga setinggi mata kaki. Di luar air bahkan mencapai lutut orang dewasa. Kepanikan pun terjadi karena kami berusaha menyelamatkan benda-benda yang disimpan diatas lantai. Ilham ikut membantu dengan sibuknya. Namun tiba-tiba ilham teriak: "mamaaahh tolooong... Ada binatang masuk aku tak kenaaalll...". Antara kaget dan ingin tertawa mendengar nada bicaranya presis seperti upin-ipin.



Sebetulnya binatang menyeramkan apa sih yang dilihat ilham? 


Dari:

Binatang ini mirip-mirip kalajengking dengan ukuran 10-15cm. Bentuknya memang menyeramkan, namun tidak seperti kalanjengking yang memiliki ekor dengan ujung sengat yang berbisa, ketonggeng memiliki ekor seperti cambuk/jarum. Nama latinnya theliphonyda atau whiptail scorpion.Tidak berbisa namun jika terkena capitan kuatnya akan sangat menyakitkan. Keunikan binatang ini akan mengeluarkan aroma seperti cuka apabila merasa terancam oleh karenanya ketonggeng disebut juga vinegaroon (vinegar=cuka). 
Sudah kenalannya kan? :)

No comments:

Post a Comment